Kamis, 20 Oktober 2016

Pengantar Teknologi Sistem Cerdas


Tugas 1 Softskill
Pengantar Teknologi Sistem Cerdas

1.      Apa itu sistem ?
Pengertian sistem menurut Sumantri adalah bahwa sistem adalah sekelompok bagian bagian yang bekerja bersama sama untuk melakukan suatu maksud. Bila terjadi kerusakan terhadap salah satu bagian maka sistem atau seluruh bagian tidak akan dapat menjalankan tugasnya sepenuhnya. Dengan kata lain, maksud yang hendak dicapai tidak akan terpenuhi atau setidak tidaknya sistem yang telah terwujud akan mendapat gangguan.

Sumber : Buku dalam Penulisan Pengertian Sistem Menurut Para Pakar :
Tatang M. Amirin, 2010. Pokok-pokok Teori Sistem. Yang Menerbitkan PT Raja Grafindo Persada : Jakarta.

Gambaran umum:
-          Sistem Reservasi pesawat terbang : digunakan  dalam  biro  perjalanan  untuk melayani pembelian / pemesanan tiket.
-          Sistem  untuk  menangani  penjualan  kredit  kendaraan  bermotor  sehingga  dapat digunakan untuk memantau hutang para pelanggan.
-          Sistem  biometrik  yang  dapat  mencegah  orang  yang  tak  berwenang  memasuki fasilitas-fasilitas rahasia  atau  mengakses  informasi  yang  bersifat  rahasia  dengan cara menganalisa sidik jari atau retina mata.
-          Sistem  POS  (point  of  sale)  yang  diterapkan  pada  kebanyakan  pasar  swalayan dengan dukungan pembaca barcode untuk mempercepat pemasukan data.
-          Sistem  telemetri  atau  pemantauan jarak jauh yang menggunakan teknologi radio, misalnya untuk mendapatkan suhu  lingkungan pada gunung berapi atau memantau getaran pilar jembatan rel kereta api.
-          Sistem  berbasiskan  kartu  cerdas  (smart  card)  yang  dapat  digunakan juru medis untuk  mengetahui  riwayat  penyakit  pasien  yang  datang  ke  rumah  sakit  karena didalam kartu tersebut terekam data-data mengenai pasien.

2.         Apa itu Teknologi ?
Menurut Miarso (2007 : 62) : Teknologi adalah proses yang meningkatkan nilai tambah, proses tersebut menggunakan atau menghasilkan suatu produk , produk yang dihasilkan tidak terpisah dari produk lain yang telah ada, dan karena itu menjadi bagian integral dari suatu sistem.

Catatan kaki :
[1][1]Dewi Salma Prawiradilaga, Wawasan Teknologi Pendidikan, ( Cet. I, Jakarta : Kencana, 2012),h. 15.
[2][2]Ibid.,h.16.
[3][3]Yususfhadi Miarso, Menyemahi Benih Teknologi Pendidikan, ( Cet. III, Jakarta: Kencana, 2011),h. 6-7.
[4][4]Yusufhadi Miarso, Op.Cit.,h. 542.
[5][5]Dewi Salma Prawiradilaga , “Filosofi Teknologi Pendidikan”, Makalah ,1999, h. 4.
[6][6]Yusufhadi Miarso, Loc.Cit.

Gambaran umum :
-          Strategi Biaya : meminimalisir biaya/memberikan harga yang lebih murah terhadap pelanggan, menurunkan biaya dari pemasok.
-          Startegi differensi : mengembangkan cara-cara untuk membedakan produk/jasa yang dihasilkan perusahaan terhadap pesaing.
-          Strategi Inovasi : memperkenalkan produk/jasa yang unik, atau membuat perubahan yang radikal dalam proses bisnis
-          Strategi Pertumbuhan : mengembangkan kapasitas produksi secara signifikan, melakukan ekspansi ke dalam pemasaran global
-          Strategi Aliansi : membentuk hubungan dan aliansi bisnis yang baru dengan pelanggan, pemasok, pesaing, konsultan dan lain-lain.

3.         Apa itu Sistem Cerdas ?
Kecerdasan buatan (Artificial Intelligent, AI) telah menjadi wacana umum yang sangat penting dan banyak dijumpai. Kecerdasan Buatan atau Sistem cerdas atau Intelegensi Buatan atau Artificial Inteligence merupakan cabang terpenting dalam dunia komputer. Komputer tidah hanya alat untuk menghitung, tetapi diharapkan dapat diberdayakan untuk mengerjakan segala sesuatu yang bias dikerjakan oleh manusia. Manusia mempunyai pengetahuan, pengalaman dan kemampuan penalaran dengan baik, agar komputer bisa bertindak seperti dan sebaik manusia, maka komputer juga harus dibekali pengetahuan dan mempunyai kemampuan untuk menalar.

Catatan kaki:
1Daniel Goleman, Emotional Inteligence, (Jakarta: Gramedia, 2001), h. 43-156.
2Ibid, 210.
3Satjipto Rahardjo, Hukum Masyarakat dan Pembangunan, (Bandung: Alumni, 1976), 111.
4Goleman Op.Cit. 175
5Rahardjo, Loc.Cit.

Gambaran Umum :
Berpartisipasi dalam pelaksanaan tugas-tugas otomatis .
a.       Mengaitkan perencanaan, pengerjaan, dan pengendalian dalam sebuah sub sistem
b.      Mengkoordinasikan subsistem-subsistem
c.       Mengintegrasikan subsistem-subsistem.

4.         Apa itu Teknologi Sistem Cerdas ?
Robot adalah seperangkat alat mekanik yang bisa melakukan tugas fisik, baik dengan pengawasan dan kontrol manusia, ataupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dulu (kecerdasan buatan). Istilah robot berawal dari bahasa Cheko “robota” yang berarti pekerja atau kuli yang tidak mengenal lelah atau bosan. Robot biasanya digunakan untuk tugas yang berat, berbahaya, pekerjaan yang berulang dan kotor. Biasanya kebanyakan robot industri digunakan dalam bidang produks. Belakangan ini robot mulai memasuki pasaran konsumen di bidang hiburan, dan alat pembantu rumah tangga, seperti penyedot debu, dan pemotong rumput. Saat ini hampir tidak ada orang yang tidak mengenal robot, namun pengertian robot tidaklah dipahami secara sama oleh setiap orang. Sebagian membayangkan robot adalah suatu mesin tiruan manusia (humanoid), meski demikian humanoid bukanlah satu-satunya jenis robot.

Sumber :
Wikipedia.org Kidodi.wordpress.com

Gambaran Umum :
Sistem sensor seperti system visi dan pencitraan serta system pengolahan sinyal merupakan bagian dari robotika. Sebuah robot yaitu, perangkat elektromagnetik yang diprogram untuk melakukan tugas manual, tidak semuanya merupakan bagian AI. Robot hanya melakukan aksi yang telah diprogramkan dikatakan sebagai robot bodoh yang tidak lebih pintar dari lift. Robot yang cerdas biasanya mempunyai perangkat sensor, seperti kamera, yang mengumpulkan informasi mengenai operasi dan lingkungannya. Kemudian bagian AI robot tersebut menterjemahkan informasi tadi dan merespon serta beradaptasi jika terjadi perubahan lingkungan.















Tidak ada komentar:

Posting Komentar